Ayam Serama

Ayam Serama Game Blog | Created By Www.BestTheme.Net

Followers

Follow by Email

About Me

Popular Posts

Banyak cara untuk membuat ayam serama berdiri tegak....
Salah satunya dengan cara menutup 3/4 kandang agar ayam terbiasa untuk menghadap ke atas sehingga ayam pun terbiasa untuk berdiri tegak. Cara lain yang bisa untuk dicoba adalah dengan memberikan makanan dan minuman dengaqn tinggi yang sama dengan ukuran ayam. Mungkin cara ini dapat membantu...

Selain dinilai dari kemampuan bergaya di atas catwalk dari ayam tersebut, postur tubuh dan anatomi tubuh ayam juga menjadi penilaian yang sangat penting bagi ayam yang berjuluk atas terkecil di dunia ini. Oleh karena itu perawatan tubuh ayam menjadi sangat wajib bagi ayam yang akan turun dalam kontes kecantikan serama.
1. Pembersihan bulu
Serama yang akan turun dalam kontes harus memiliki bulu yang bersih dan sehat. Sebelum beraksi di arena kontes, sebaiknya bulu ayam dibersihkan dengan spons yang basah. Bagian yang dibersihkan adalah bagian yang rentan kotor. Misalnya, bagian ujung bulu sayap dan bagian bawah ekor. Selain dibersihkan dengan spons juga dapat dimandikan dengan sampo yang mengandung lidah buaya untuk mengkilapkan bulunya.
2. Merapikan bulu
Bulu ayam yang acak – acakan terlihat kurang rapi dan cantik. Sunan bulu yang kurang teratur tersebut harus diatur dan dirapikan sesuai dengan arah tumbuh bulu agar bulu terlihat lebih indah. Bulu yang bengkok juga dapat diperbaiki agar terlihat lebih lurus. Bulu yang sering bengkok adalah bulu lawi pada bagian ekor. Bulu lawi sering bengkok karena ukurannya yang sangat panjang sehingga sering tertekuk. Salah satu cara untuk meluruskan bulu lawi dengan mengurutnya dengan air jeruk nipis secara perlahan dan terus menerus.
3. Pemotongan bulu halus
Bulu halus yang baru tumbuh sering mengganggu penampilan dari ayam serama karena mengganggu penampilan bulu dewasa. Caranya dengan momotong sebagian bulu halus dengan gunting atau dengan ujung kuku.
4. Merapikan jengger
Jengger adalah mahkota bagi ayam bertubuh mini ini. Di negara asalnya Malaysia, merapikan jengger dengan jalan operasi adalah hal yang sah – sah saja karena kontes serama adalah kontes kecantikan yang penting saat kontes, ayam tersebut sudah sembuh. Selain itu ada cara lain untuk memperindah jengger ayam agar terlihat mengkilap dan terlihat cerah. Beberapa hobis sering mengolesi jengger ayam dengan menggunakan minyak kelapa sawit atau minyak murni.
5. Pembersihan kaki
Agar terlihat cerah dan mengkilap kaki harus dibersihkan dengan spons basah dan juga dapat diolesi dengan menggunakan minyak kelapa sawit atau minyak kelapa murni.

Anak ayam - Hari 1 - 3
Anak ayam yang baru menetas dapat bertahan tanpa makanan dan minuman selama tiga hari. Apabila anak ayam serama ditetaskan dengan menggunakan inkubator juga akan dibiarkan selama 48 jam untuk mengeringkan bulunya dahulu. Kemudian ayam tersebut dapat dipindahkan ke dalam kotak kayu / kandang khusus yang dilengkapi dengan alat pemanas biasanya menggunakan lampu bohlam 15 watts untuk menjaga suhu anak ayam yang masih baru menetas.
Anak ayam - Hari 4 – 75
Kotak kayu dapat menampung anak ayam dari umur 3 hingga 90 hari. Berikut ini adalah peralatan yang diperlukan:
1. Sumber panas selama 24 jam
Lampu bohlam 10 hingga 15 watts harus dinyalakan selama 24 jam. Bohlam digantung agak tinggi dari kepala anak ayam. Ini untuk menghindari pancaran cahaya secara langsung kepada mata ayam. Pancaran cahaya yang berlebihan akan mengakibatkan stress pada mata dan masalah - masalah lain pada anak ayam.
2. Lantai
Alasi lantai kotak / kandang dengan beberapa helai kertas koran. Saat membersihkan kandang, buang saja lapisan yang ada di atas. Lapisan yang bawah masih bisa digunakan untuk hari berikutnya. Jangan gunakan kertas yang keras dan licin. Ini berbahaya untuk kaki anak ayam. Jadi gunakanlah kertas yang lembut dan tidak licin.
3. Tempat makanan dan minuman
Anda bisa membuatnya sendiri. Gunakan botol mineral yang bentuknya persegi berukuran 0.5 liter (500 ml). Makanan dan minuman yang dijual di toko hewan / pets shop juga bisa digunakan. Tetapi harus disesuaikan dengan tinggi dan perkembangan anak ayam.
4. Kebersihan
Lebih bersih tempat ayam akan lebih sehat anak ayam anda. Jagalah kebersihan kotak tersebut sebersih mungkin. Pembuangan kotoran dan koran yang bdigunakan harus dilakukan setiap hari. Bekas air minum yang digunakan harus dicuci setiap dua hari sekali. Ini bertujuan untuk menghindari jangkitan penyakit. Makanan dan minuman harus diganti setiap hari.
5. Bentuk kotak kayu / kandang
Biasanya kandang yang digunakan kandang yang dapat dibeli di pet shop. Biasanya yang digunakan adalah kandang kucing.
6. Berjemur dan bermain pasir
Bila anak ayam sudah mencapai umur satu setengah bulan dan seterusnya, anda boleh membiarkannya berjemur. Ini dapat menyehatkannya di samping pancaran matahari dapat membunuh bakteri yang ada di celah-celah bulunya. Berjemur juga dapat merangsang pertumbuhan tulang anak ayam.
Anak ayam - Hari > 75
Apabila anak ayam sudah membesar, anda harus mengganti alat yang digunakan untuk merawat anak ayam.
1. Sumber panas
Tukarkan lampu bohlam 15 dengan 5 watts. Ini karena anak ayam yang berumur dua setengah bulan sudah mempunyai banyak bulu. Bulu-bulu ini akan keriting bila suhu terlalu panas.
2. Tempat makanan dan minuman
Ayam serama yang semakin besar akan membutuhkan makanan yang lebih dibanding dengan anakan yang kecil, anda perlu mengganti tempat makanan menjadi yang lebih besar sesuai dengan tinggi dan perkembangan serta nafsu makan anak ayam. Pengawasan yang teliti terhadap makan dapat menentuan ukuran terbaik bagi anak ayam tersebut.

Banyak orang yang bertanya, “Kenapa ayam seramaku tidak narik di atas meja dan malah turun dari meja seperti ayam serama orang lain?”. Banyak yang mencoba berbagai tips dan trik tetapi tidak ada perubahan sama sekali. Itu salah satu masalah yang sering dialami banyak orang. Serama yang diletakkan di atas meja tidak mau bergaya dan malah terjun. Serama yang telah dilatih terus menerus di atas meja akan merasa sangat nyaman bila berada di atas meja. Serama biasanya memiliki gaya yang berbeda.

Apa itu GAYA?
Gaya adalah sesuatu yang sangat subjektif untuk diterangkan dan bergantung kepada citarasa individu masing-masing. Ada orang yang sangat suka dengan serama gaya selam, lebih selam lebih bagus. Serama selam sangat digemari oleh fotografer kerana mudah untuk mendapatkan pose yang menarik. Ada juga yang lebih suka kepada serama yang tarik lurus dengan kaki tetapi berjalan menjelajahi setiap penjuru meja. Serama seperti ini sangat susah untuk di ambil foto saat ia bergaya di atas meja.

Terdapat 2 faktor utama bagaimana cara menghasilkan ayam serama yang bergaya di atas meja:

1. Pilih ayam yang berasal dari indukan yang memiliki darah gaya hebat.
Pemilihan keturunan gaya yang bagus adalah faktor paling penting untuk menghasilkan ayam yang hebat di atas meja. Keturunan yang hebat gayanya agak lebih mudah untuk diajak belajar. Ia seperti burung kakak tua yang pandai berbicara. Tidak semua burung kakak tua yang mudah untuk diajari berbicara. Hanya keturunan tertentu saja yang mudah diajari seperti dari african grey. Keturunan serama yang tidak berasal dari darah gaya bagus juga tetap dapat dilatih bergaya di atas meja tetapi gayanya tidak konsisten dan perlu dilatih yang terus menerus.
2. Teknik dan cara memelihara yang benar.
Serama yang bergaya di atas meja memerlukan latihan yang betul dan dimulai dari usia anakan. Ia perlu dilatih untuk tidur di atas kayu untuk menguatkan otot kaki lalu menghasilkan kaki yang lurus dan dapat berdiri dengan tegak. Serama yang akan bertanding juga memerlukan makanan yang seimbang serta protein juga vitamin E dari minyak ikan untuk mencantik bulu ayam. Vitamin E juga bagus untuk serama pejantan untuk meningkatkan hormon testosteron.

Mengapa serama diletakkan di atas karpet dan di serkup di atas meja?

Latihan tersebut hanya bertujuan untuk melatih ayam berdiri dan membiasakan serama dengan suasana pertandingan. Ini juga dapat berguna untuk memastikan ayam dapat 'parking' atau berdiri dengan keadaan yang nyaman dan tanpa tekanan. Ayam darah gaya bagus yang tidak dilatih di atas meja tetap akan bergaya di lapangan terbuka tetapi apabila diletakkan di atas meja ia akan gelisah dan menunjukkan tingkah laku untuk terjun dari atas meja. Pada usia 4-6 bulan merupakan usia agresif dan serama akan sangat aktif. Pada usia inilah ayam sangat penting untuk di serkup untuk mengurangkan keagresifannya.
Latihan yang intensif bukanlah jawaban untuk menghasilan serama yang hebat di atas meja tetapi faktor keturunan yang sangat penting. Keturunan yang hebat gayanya akan mewarisi gayanya hingga akhir hayatnya tetapi ayam dari keturunan yang tidak bergaya akan tetap bergaya tetapi tidak konsisten gayanya dan akan hilang seiring waktu apabila tidak dilatih terus menerus.

Cara merawat ayam serama tidaklah sulit. Kebutuhannya sama seperti ayam buras. Menurut pengakuan Ir. Rudiasfie Sjofinal peternak ayam serama di Jakarta ayam ini memang sedikit sukar dikembang-biakkan. Ukuran kakinya yang pendek menyebabkan pejantan sulit melakukan penetrasi ketika hendak kawin. Akibatnya, proses percintaan menjadi tidak mesra dan sering tidak tepat mengenai sasaran.
Rudi sering membantu ayam pejantan nangkring di atas ayam betina. Teknik pengawinan ini dilakukan dengan cara memegang ayam betina lalu menyodorkanya ke depan pejantan. Syaratnya, kedua mempelai harus sudah siap kawin. Induk betina siap pada usia 5 – 6 bulan. Serama betina seperti itu biasanya berperilaku jongkok jika dipegang punggungnya. Sedangkan usia subur pejantan berkisar pada umur 4 - 5 bulan.
Rudi juga menerapkan teknik kawin gilir. Dalam metode ini ayam betina dipaksa melayani 3 ekor pejantan. Penggiliran dilakukan secara berselang sekitar 2 – 3 jam. Melalui cara perkawinan seperti itu diharapkan peluang keberhasilan bisa diperbesar.
Meski ukuran tubuhnya kecil, serama termasuk jenis ayam bernafsu birahi tinggi. Ia tak gentar dan tak segan-segan jatuh cintrong kepada ayam berbadan lebih gede. Menurut Johan, peternak ayam dari Bekasi, serama mulai belajar kawin ketika berusia 3 bulan. Pejantan muda sehat harus bisa menyalurkan hasrat bercintanya sebanyak 6 – 8 kali setiap hari. Nafsu birahi serama memuncak ketika cuaca mendung, atau pagi dan sore hari.
Kesuburan ayam serama sangat dipengaruhi oleh kesehatan fisik. Cuaca terlalu dingin bisa menurunkan kemampuan ayam betina menghasilkan telur. Sebab sebagian besar pakan digunakan untuk produksi energi guna mempertahankan panas badan. Jadi, ayam serama yang dipelihara di daerah dingin harus memperoleh pakan dengan kandungan karbohidrat tinggi. Semisal jagung.
Sebagai hidangan tambahan, Rudi selalu menyuguhkan menu tambahan berupa jangkrik, dan tauge kepada ayam-ayamnya. Setiap seminggu sekali Rudi juga memberi ayamnya vitamin E.
Cara praktis yang lain dilakukan oleh Albert Tan Swee Guan peternak ayam serama asal Selangor, Malaysia. Ia tak pernah memberi menu tambahan aneh-aneh kepada ayam peliharaannya. Menurut pria berkacamata tersebut, pakan ayam petelur saja sudah cukup. Pabrik sudah meracik pakan tersebut sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi yang diperlukan ayam. Albert selalu memberi pakan 2 kali dalam sehari kepada ayamnya. Yaitu di pagi hari dan malam hari sekitar pukul 8. “Itu Chiken feed sudah dikaji sesuai untuk ayam, jadi you tak payah bagi apa-apa lagi,”terang pria tersebut dengan logat melayu.
Telur gagal menetas termasuk salah satu hambatan budidaya ayam serama. Dua kunci penting yang tak boleh dilupakan saat menetaskan telur ayam serama yaitu suhu dan kelembapan. Suhu penetasan tidak boleh melebihi atau kurang dari 37,5°C – 38°C. Kelembapan harus selalu disesuaikan dengan usia telur. Minggu pertama hingga minggu ke dua kelembapan diatur pada kisaran 65% – 70%. 2 – 3 hari menjelang menetas, kelembapan harus ditambah hingga kisaran 95% – 100%. Derajat kelembaban bisa diukur dengan Hygro meter. Piranti ini biasanya sudah ada pada alat penetas. Kondisi udara terlalu kering membikin kulit telur jadi keras. Akibatnya anak ayam kesulitan memecah cangkang telur. Kalau sudah seperti itu, anak ayam bisa mati lemas gara-gara tidak bisa bernafas.

Anggapan bahwa kate adalah jenis ayam terkecil nampaknya sudah tidak berlaku lagi. Sekarang gelar ayam terkecil di dunia telah disandang oleh serama. Ras ayam ini adalah ras ayam terkecil di dunia. Semakin mungil ukuran badannya, maka semakin bagus kualitasnya. Bobot ayam serama ini tak lebih dari 500 gram. Ukuran badannya hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa saja.

Meskipun berbadan mini, ia bukanlah ayam yang murahan. Ayam serama yang berkualitas bisa dipinang jika dengan uang sebesar Rp 25 juta – Rp 30 juta. Mutu dari ayam serama ditentukan oleh bobot badan yang ringan, bentuk leher menyerupai huruf S, kepala tertarik jauh kearah belakang (biasa disebut dengan selam), sayap menjuntai tegak lurus ke bawah tetapi tidak menyentuh tanah, dan ekor pedang panjang serta berdiri tegak. Ciri fisik seperti itu membuat ayam serama berpenampilan tegap menyerupai prajurit yang sedang berbaris.

Asal Ayam Serama

Serama adalah makhluk hasil kreatifitas Wee Yean Een seorang “penghulu ayam” dari Negeri Jiran Malaysia. Pada tahun 1971 ia menyilangkan ayam Kapan alias kate kaki panjang dengan ras ayam Modern Game Bantam.

Ayam kapan dipilih karena memiliki sayap yang menjuntai lurus ke bawah. Sedangkan Modern Game Bantam memiliki postur badan tegap, leher panjang dan tertarik ke belakang menyerupai huruf S. Pada tahun 1973 Wee Yean Een menyilangkan keturunan pertama hasil perkawinan antara ayam kapan dan Modern Game Bantam dengan jenis ayam sutera (Silkie Bantams). Perkawinan itu menghasilakan ayam sutera berpostur badan kecil. Wee Yean Een tidak puas dengan hasil persilangan ayam itu. Lalu, ia menjodohkan keturunan ke dua tersebut dengan kate jepang. Ayam ini punya warna bulu indah serta bentuk ekor berdiri tegak. Pada tahun 1988 mak comblang ayam itu akhirnya berhasil membuat ayam kate dengan bobot kurang dari 500 gr.

Lalu, Wee Yean Een memberi nama “Serama” kepada ayam berbadan mini hasil persilangannya tersebut. Julukan tersebut diberikan karena ayam hasil kreasinya itu memiliki gaya dan penampilan gagah layaknya Sri Rama tokoh pewayangan dalam kisah Ramayana. Lidah Wee Yean Een menyebut Sri Rama berubah menjadi berlafal Serama.